Hammer Of Thor Obat Pembesar Penis

Apa Hammer of Thor (Suplemen Pembesar Penis) Benar Efektif?

Iklan obat kuat serta segala macam produk atau prosedur pembesar penis menjamur di mana-mana. Salah satunya yang sedang naik daun adalah Hammer of Thor.

Bukan, palu yang satu ini bukan Mjölnir, palu legendaris milik Thor Odinson yang pernah Anda tonton di layar lebar. Tapi katanya sih, efek obat kuat yang satu ini mampu memberikan efek nyata dan sama dashyatnya dengan hantaman palu fiksional tersebut. Mungkin bahkan tak sedikit dari Anda yang langganan menerima spam iklan ini di inbox email pribadi.

Tergiur untuk membuktikan klaim suplemen Hammer of Thor? Sebelumnya, baca dulu fakta seputar kemanjuran dan efek samping yang mungkin ditimbulkan dari obat kuat yang mengklaim dapat meningkatkan stamina di ranjang sekaligus memperbesar ukuran penis ini.

Apa itu Hammer of Thor?

Hammer of Thor adalah suplemen herbal yang mengklaim mampu memberikan ereksi yang lebih kuat dan stamina yang lebih tahan lama. Suplemen Hammer of Thor umumnya dijual dalam bentuk pil atau bubuk seperti protein powder yang bisa Anda konsumsi sendiri atau dicampurkan ke dalam minuman lain.
Dengan menargetkan ereksi yang lebih kuat dan tahan lama, Hammer of Thor dipercaya efektif meningkatkan gairah seksual sementara juga memberikan apa yang selama ini diimpi-impikan oleh banyak pria: sebuah penis besar.

Bagaimana cara kerja Hammer of Thor?

Agar penis dapat ereksi, pembuluh darah yang menuju penis harus terbuka lebar sehingga aliran darah bisa masuk ke dalam penis dengan cepat dan tanpa hambatan. Tekanan darah ini kemudian menyebabkan penis loyo memanjang dan menegang kaku. Jika arteri yang mengarah ke penis tidak membuka dengan benar, akan sulit atau bahkan tidak mungkin bagi pria memiliki penis ereksi. Masalah ini adalah penyebab utama dari disfungsi ereksi, alias impotensi.

Hammer of Thor bekerja mirip dengan pil biru atau VIAGRA®, dengan menekan PDE5, enzim khusus dalam penis yang bisa menghambat terjadinya ereksi, dan mengaktifkan nitrat oksida untuk memperlancar aliran darah ke penis sehingga Anda bisa mendapatkan dan mempertahankan ereksi cukup keras demi sesi bercinta yang lebih panas. Ini semua berkat kombinasi ramuan berbagai macam ekstrak tanaman herbal alami yang dikenal sebagai afrodisiak, termasuk ginseng Korea, Arginine, Tribulus, Muira Puama, Kudzu, Cistanche Tubulosa, hingga pasak bumi (Tongkat Ali).

Pasak bumi, misalnya, telah ditunjukkan dapat meningkatkan ketajaman performa seksual pria, termasuk mengatasi disfungsi ereksi, meningkatkan produksi sperma dan kualitasnya, hingga menggenjot tingkat testosteron tubuh. Sementara itu, ginseng diduga mampu meningkatkan libido dengan memungkinkan tubuh untuk beradaptasi dengan stres mental sehingga sedikit mendongkrak minat seks. Ginseng juga dapat meningkatkan produksi sperma laki-laki dan membantu mengobati ejakulasi dini.

Lebih lanjut, produk suplemen Hammer of Thor juga mengklaim mampu meningkatkan kadar libido, testosteron, dan dopamin — kesemuanya dipercaya memiliki peran penting untuk mendukung kesehatan seksual pria. Untuk mengatur gairah seks (libido) dan produksi sperma, misalnya, pria membutuhkan jumlah testosteron yang cukup tinggi dalam tubuh mereka. Dengan bertambahnya usia pria, secara alami produksi testosteron akan merosot; menyebabkan ereksi yang tidak memadai dan kinerja seksual yang buruk.